2012-09-11 01:21:02

Klub Matematika SD Fransiskus Asisi

Beberapa tahun terakhir ini  SD Fransiskus  Asisi Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, yang akrab disebut SD Asisi semakin dikenal  oleh masyarakat. Selain banyaknya murid yang berprestasi di sekolah ini, SD Asisi juga dikenal sebagai sekolahnya Barack Obama. Orang no. 1 di Amerika ini tercatat kurang lebih 3 tahun menjadi murid di  SD Asisi ini. Barack Obama adalah siswa angkatan kedua sejak pertama kali SD Asisi dioperasikan. Hal ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi sekolah ini, yang juga telah turut andil dalam melahirkan seorang pemimpin yang  berkualitas.

  

Kelas Barack Obama

Dalam perkembangannya SD Asisi  secara terus-menerus mempersiapkan dan merancang program-program pendidikan yang terbaik bagi siswa-siswinya. Melihat semakin ketatnya persaingan di dunia global, guru-guru SD asisi menyadari pentingnya menghasilkan siswa- siswi yang kreatif dan  mampu bersaing. Sehingga SD Asisi terus memperbaharui metode-metode kreatif yang bertujuan meningkatkan kreativitas dan juga karakter  guna mencapai tujuan tersebut. Program pendidikan yang variatif dan tidak monoton sangat dibutuhkan guna menarik para siswa untuk terus mau belajar dan mengembangkan diri menjadi manusia yang kreatif.
Guru-guru matematika di SD Asisi ini mengakui, bahwa cara berpikir dan perkembangan anak-anak jaman sekarang berbeda dengan anak-anak yang dahulu. Anak-anak jaman sekarang tidak bisa dipaksa dan cenderung lebih dinamis, sehingga dalam mendidik pun diperlukan cara-cara yang kreatif agar anak-anak tersebut bisa menikmati dan belajar dengan baik.
Melihat kondisi yang demikian maka didirikanlah math club, yaitu klub matematika untuk siswa-siswi kelas 1-6 SD. Menurut ibu Natalia, guru matematika di SD Asisi, anak-anak cendurung takut dengan pelajaran matematika karena dianggap sulit. Melalui klub matematika ini diharapkan siswa-siswi tidak lagi  takut dan dapat belajar matematika dengan lebih menyenangkan. Math club ini memiliki metode tersendiri dalam mengajar siswa-siswinya. Tidak hanya belajar soal matematika tetapi juga bermain. Permainan yang disediakan merupakan permainan kreatif, yang mampu mengasah logika dan kreativitas. Menurut ibu Natalia mainan kreatif ini bisa mendukung siswa untuk dapat berpikir secara sistematik yang tentunya berhubungan dengan pelajaran matematika, khususnya dalam pemecahan masalah. Selain untuk meningkatkan kreativitas dan logika berpikir, mainan kreatif ini juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi, imajinasi, kesabaran, kepercayaan diri, ketrampilan dan banyak lagi yang bisa mendukung anak-anak menjadi kreatif. Mainan kreatif yang diterapkan di math club ini yaitu, Rush Hour, permainan yang berfungsi meningkatkan ketrampilan sistematika berpikir dan logika. Shape by shape, yang berfungsi mengajarkan ketrampilan membuat pola dan bentuk. Mainan lainnya yaitu Logix, yang bermanfaat meningkatkan logika berpikir dan ketrampilan mengambil keputusan.

  
Klub Matematika SD Asisi Menteng

Mainan kreatif ini ternyata tidak hanya diterapkan di math club saja, SD Asisi pun membuat perlombaan dari mainan kreatif ini khusus untuk siswa-siswi SD Asisi. Dengan diadakan perlombaan permainan kreativitas ini, guru-guru dan orang tua murid berharap siswa-siswa dapat mengasah kreativitasnya dan siap bersaing.
Kini mainan kreatif tersebut menjadi salah satu alat yang digunakan SD  Asisi, dalam mendukung perkembangan kreativitas, bukan hanya untuk siswa-siswinya tapi juga guru dan orang tua.